Rudy Kurniawan Anggota DPRD Kota Depok Melakukan Tindakan Pencabulan, PC IMM Kota Depok : Hukum Seberat-beratnya dan Copot Dari Jabatannya!

oleh -21 Dilihat
oleh

DEPOKNETWORK.CO – Bau busuk kekuasaan kembali tercium di Kota Depok. Seorang anggota DPRD setempat, Rudy Kurniawan, diduga terlibat dalam kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Kabar ini bukan sekadar berita kriminal, tetapi adalah tamparan keras bagi moralitas publik dan integritas politik lokal.

Di tengah kegaduhan itu, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Depok menjadi salah satu pihak yang bersuara paling lantang. Ketua Umumnya, Chikal Akmalul Fauzi, menilai kasus ini sebagai bentuk nyata penyimpangan kekuasaan yang mengoyak nurani sosial.

“Kami tidak melihat ini hanya sebagai pelanggaran hukum, tetapi sebagai pengkhianatan terhadap amanah publik. Kekuasaan seharusnya digunakan untuk melindungi rakyat, bukan menindas yang lemah,” ujar Chikal

Menurutnya, kasus ini membuka tabir gelap bagaimana sebagian pejabat publik kehilangan kendali moral dan menjadikan jabatan sebagai benteng impunitas. IMM Kota Depok, tegas Chikal, menolak segala upaya pembungkaman atau politisasi kasus yang dapat menghambat keadilan bagi korban.

“Keadilan untuk korban harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Tidak ada ruang kompromi bagi pelaku kekerasan seksual, terlebih mereka yang memegang kekuasaan politik,” tegasnya.

IMM Kota Depok juga menyoroti lemahnya kontrol etik di tubuh lembaga politik daerah. Dalam pandangan mereka, krisis moral di kalangan elite hanya akan melahirkan politik yang kehilangan nurani. Karena itu, IMM menyerukan pembenahan serius terhadap standar etik pejabat publik di Kota Depok.

Lebih jauh, Chikal menekankan bahwa suara IMM bukan sekadar reaksi emosional, melainkan panggilan moral dari tradisi intelektual profetik — sebuah gerakan yang berpijak pada keberanian menegakkan nilai kemanusiaan di tengah kebusukan kekuasaan.

“Gerakan intelektual profetik menuntut kita untuk tidak diam. Ketika kekuasaan berubah menjadi alat penindasan, maka bersuara adalah ibadah. Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas,” tutupnya.

Kasus Rudy Kurniawan kini masih dalam proses hukum. Namun satu hal jelas: publik Depok, lewat suara mahasiswa Muhammadiyah, sudah memberi pesan keras — bahwa di atas segala jabatan, ada kemanusiaan yang tak boleh dikhianati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *