DEPOKNETWORK.CO – Wali Kota Depok Supian Suri menutup Turnamen Piala Soeratin U-13 dan U-15 Kota Depok Tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Depok dalam memperkuat pembinaan generasi muda melalui olahraga. Penutupan kompetisi berlangsung di Stadion Merpati, Kota Depok, Minggu (9/8/2026), dan dihadiri unsur pemerintah, PSSI, KONI, pelatih, orang tua, serta masyarakat.
Pada partai final kategori U-13, Ireta FC berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Bintang Muda. Sementara pada kategori U-15, Irekap FC meraih gelar juara usai menundukkan Newland FA. Untuk posisi juara tiga bersama kategori U-13 ditempati PSP Sawangan dan PSJS, sedangkan kategori U-15 diraih PS Perkasa dan PS Korpri.
Tiga tim terbaik dari masing-masing kategori U-13 dan U-15 selanjutnya dipastikan melaju ke kompetisi tingkat Provinsi Jawa Barat untuk mewakili Kota Depok. Mereka akan mendapatkan pembekalan sebagai bagian dari persiapan menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan apresiasi kepada Askot PSSI Kota Depok, panitia, para pelatih, orang tua, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan penyelenggaraan kompetisi. Menurutnya, Piala Soeratin kelompok usia bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi menjadi bagian penting dari proses pembinaan sepak bola usia dini.
“Kompetisi ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita mendapatkan pengalaman bertanding, belajar disiplin, sportivitas, kerja sama, dan membangun karakter melalui olahraga,” ujar Supian.
Ia menilai pembinaan sepak bola usia muda juga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, berprestasi, sekaligus memiliki aktivitas positif sehingga dapat terhindar dari berbagai pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, maupun perilaku menyimpang lainnya.
Supian juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Depok akan terus mendorong kesinambungan pembinaan olahraga melalui penyelenggaraan berbagai kompetisi. Menurutnya, keputusan orang tua memberikan ruang kepada anak untuk menekuni sepak bola tidak hanya membuka peluang mengembangkan kemampuan olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter.
“InsyaAllah yakin Bapak dan Ibu pun anaknya nanti bukan jadi pemain bola, tetapi semangat, sportivitas, dan integritas anak akan benar-benar terdidik melalui sepak bola,” katanya.
Supian Suri turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Soeratin Cup U-13 dan U-15. Menurut Supian, keberhasilan kompetisi tidak semata-mata diukur dari siapa yang membawa pulang gelar juara, tetapi juga dari keberanian seluruh peserta untuk berproses dan berkompetisi.
“Memang ada yang juara, tetapi buat saya yang ikut peserta semua di sini adalah para juara, anak-anak Kota Depok,” ungkapnya.
Ketua Umum KONI Kota Depok, Herry Suprianto, turut mengapresiasi penyelenggaraan Piala Soeratin U-13 dan U-15 sebagai bagian dari ekosistem pembinaan olahraga prestasi di Kota Depok. Menurutnya, kompetisi kelompok usia seperti ini menjadi fondasi penting untuk menemukan dan mengembangkan potensi atlet sepak bola sejak usia dini.
“Piala Soeratin ini bukan hanya kompetisi untuk mencari juara, tetapi menjadi ruang pembinaan untuk melihat potensi-potensi pemain muda Depok. Dari kompetisi seperti inilah kita berharap lahir atlet yang memiliki kemampuan, mental bertanding, disiplin, dan karakter yang kuat,” ujar Herry.
Herry menambahkan, keberhasilan pembinaan sepak bola tidak dapat dilakukan secara instan dan membutuhkan kesinambungan antara klub, SSB, pelatih, orang tua, PSSI, pemerintah daerah, serta KONI. Karena itu, ia berharap para pemain yang lolos ke tingkat Provinsi Jawa Barat dapat terus mendapatkan pendampingan dan pembinaan secara serius.
“Kami dari KONI Kota Depok tentu akan terus mendukung proses pembinaan olahraga prestasi. Anak-anak yang hari ini bertanding harus diberikan kesempatan untuk berkembang secara berjenjang. Mereka bukan hanya dipersiapkan untuk satu kompetisi, tetapi untuk menjadi bagian dari masa depan sepak bola dan olahraga Kota Depok,” katanya.
Herry juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah mengikuti kompetisi dengan menjunjung tinggi semangat sportivitas. Ia berharap pengalaman bertanding di Piala Soeratin dapat menjadi modal bagi para pemain muda untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membangun mental sebagai atlet.
“Untuk tim yang akan mewakili Depok di tingkat Jawa Barat, selamat dan jangan cepat puas. Ini merupakan tahap berikutnya. Persiapkan diri dengan baik, tetap rendah hati, jaga disiplin, dan bawa nama baik Kota Depok dengan semangat serta sportivitas,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PSSI Kota Depok Meiyadi Rakasiwi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Wali Kota Depok Supian Suri dalam penutupan kompetisi. Ia juga mengapresiasi dukungan KONI dan Disporyata Kota Depok sehingga Piala Soeratin U-13 dan U-15 dapat berlangsung sejak Juli hingga 9 Agustus 2026.
“Kami juga ingin mewujudkan Kota Depok sebagai kota sepak bola pada 2026. Sebelum bertanding di tingkat provinsi, kami akan memberikan pembekalan kepada tim-tim juara agar lebih siap,” ucap Meiyadi.





