KNPI Depok Audiensi dengan Kadisdik Depok, Kawal Wajib Belajar 13 Tahun dan Perkuat Literasi Berbasis Kewirausahaan

oleh -28 Dilihat

DEPOKNETWORK.CO – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok menggelar audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahid Suryono, sebagai bagian dari komitmen pemuda dalam mendukung penguatan dan pemerataan kualitas pendidikan di Kota Depok. Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KNPI Kota Depok, Tomy Sitorus, bersama jajaran Dinas Pendidikan Kota Depok.

Dalam pertemuan tersebut, Wahid Suryono menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan, dalam mengawal pelaksanaan program Wajib Belajar 13 Tahun sebagai kebijakan strategis daerah.

“Program ini dinilai krusial untuk memastikan setiap anak di Kota Depok memperoleh akses pendidikan yang berkelanjutan dan berkualitas hingga jenjang menengah atas,” ujarnya.

Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Depok juga menyampaikan perlunya dukungan terhadap Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, sekaligus mencegah angka putus sekolah.

“Penguatan infrastruktur pendidikan yang ideal turut menjadi perhatian dalam audiensi tersebut, mengingat sarana dan prasarana yang memadai merupakan faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan bermutu,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KNPI Kota Depok, Tomy Sitorus, menyampaikan bahwa KNPI siap berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam sektor pendidikan. Salah satu bentuk kontribusi konkret yang ditawarkan KNPI Depok adalah program beasiswa pelatihan bagi guru muda Kota Depok bertajuk “Writepreneurship.”

Program Writepreneurship, lanjut Tommy, merupakan konsep pengembangan kapasitas guru yang menggabungkan kemampuan menulis dengan semangat kewirausahaan (entrepreneurship).

“Melalui program ini, guru muda tidak hanya didorong untuk meningkatkan kemampuan literasi dan produktivitas menulis, tetapi juga diarahkan agar karya tulis yang dihasilkan memiliki nilai tambah, bernilai ekonomi, serta mampu mendorong kemandirian dan inovasi di bidang pendidikan,” imbuh Tommy.

KNPI Depok meyakini bahwa penguatan kompetensi guru melalui pendekatan literasi dan kewirausahaan akan melahirkan pendidik yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Depok.

Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara KNPI Kota Depok dan Dinas Pendidikan Kota Depok untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berorientasi pada masa depan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mandiri dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *