DEPOKNETWORK.CO – Ketua Umum KONI Kota Depok, Herry Suprianto, menghadiri acara Musyawarah Kota (Muskot) III PERBAKIN Kota Depok Tahun 2024, yang diselenggarakan di BALATKOP Pemkot Depok, Minggu, (24/11/2024).
Acara ini diadakan dengan tujuan untuk memilih Ketua PERBAKIN Kota Depok periode 2024-2028 sekaligus membahas rencana program kerja organisasi ke depan.
Hasil dari musyawarah ini menetapkan Imam Musanto sebagai Ketua PERBAKIN Kota Depok untuk periode 2024-2028. Imam Musanto yang kembali terpilih menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet menembak serta membawa prestasi yang lebih gemilang bagi Kota Depok.
Dalam kesempatan tersebut, Herry Suprianto memberikan apresiasi terhadap soliditas dan semangat yang ditunjukkan oleh seluruh pengurus serta anggota PERBAKIN Kota Depok.
Herry berharap, di bawah kepemimpinan yang baru, PERBAKIN dapat terus berkontribusi dalam mencetak atlet-atlet menembak yang unggul, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan internasional.
“Musyawarah ini adalah momentum penting untuk menyusun langkah strategis demi kemajuan PERBAKIN Kota Depok. Saya yakin, dengan semangat kebersamaan, kita dapat mencapai lebih banyak prestasi di masa depan,” ujar Herry.
Musyawarah ini turut dihadiri oleh Kabid Organisasi Pengprov PERBAKIN Jawa Barat, Dedi Suprapto, yang membuka secara resmi jalannya kegiatan.
Dalam sambutannya, Dedi menekankan pentingnya peran PERBAKIN dalam mendorong prestasi olahraga menembak, khususnya di Kota Depok. Ia mengapresiasi perkembangan organisasi tersebut yang terus menunjukkan komitmen dalam pembinaan atlet.
“PERBAKIN memiliki peran strategis dalam mencetak atlet-atlet berbakat. Kota Depok memiliki potensi besar di cabang olahraga menembak, dan dengan dukungan yang tepat, prestasi di level nasional maupun internasional bukanlah hal yang mustahil,” ujar Dedi.
Dedi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pengurus, pelatih, dan atlet untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
“Kita harus membangun sinergi yang kuat, tidak hanya di internal organisasi tetapi juga dengan pemerintah daerah dan KONI. Dengan demikian, kita dapat menciptakan program pembinaan yang berkelanjutan dan memastikan atlet-atlet kita mendapatkan dukungan maksimal untuk berkembang,” tutupnya.





