HUT ke-27 DPRD Kota Depok, KNPI Dorong Penguatan Sinergi Pemuda dan Legislatif

oleh -57 Dilihat
oleh

DEPOKNETWORK.CO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Depok menyampaikan ucapan selamat sekaligus mendorong penguatan sinergi antara organisasi kepemudaan dengan lembaga legislatif dalam mendorong pembangunan Kota Depok yang semakin inklusif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ketua DPD KNPI Kota Depok, Tomy Sitorus, mengatakan bahwa perjalanan DPRD Kota Depok selama 27 tahun merupakan bagian penting dari dinamika pembangunan dan kehidupan demokrasi di Kota Depok. Menurutnya, momentum HUT tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan ucapan selamat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap peran dan tanggung jawab lembaga legislatif dalam menyerap serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kami dari DPD KNPI Kota Depok mengucapkan selamat HUT ke-27 kepada DPRD Kota Depok. Semoga momentum ini menjadi refleksi untuk terus memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, serta semakin dekat dengan aspirasi masyarakat,” ujar Tomy.

Tomy menilai, pemuda merupakan salah satu elemen strategis dalam pembangunan daerah. Dengan jumlah generasi muda yang besar serta dinamika sosial yang terus berkembang, kebutuhan terhadap ruang partisipasi pemuda dalam proses pembangunan menjadi semakin penting. Menurutnya, DPRD dapat menjadi salah satu mitra strategis bagi organisasi kepemudaan untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, sekaligus berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda.

“Pemuda tidak boleh hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan. Pemuda harus diberikan ruang sebagai subjek yang ikut merumuskan dan mengawal kebijakan. Karena itu, kami berharap komunikasi dan kolaborasi antara DPRD dengan organisasi kepemudaan dapat terus diperkuat,” katanya.

Tomy menambahkan, kolaborasi antara legislatif dan pemuda dapat diarahkan pada berbagai isu strategis, mulai dari pendidikan, ketenagakerjaan, kewirausahaan, ekonomi kreatif, olahraga, literasi digital, hingga penguatan kapasitas organisasi kepemudaan. Sinergi tersebut dinilai penting agar kebijakan pembangunan daerah semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda.

“KNPI siap menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis bagi pemerintah dan DPRD. Kami ingin membangun kolaborasi yang sehat, di mana pemuda dapat menyampaikan gagasan dan kritik secara konstruktif, sementara pemerintah dan legislatif dapat meresponsnya melalui kebijakan yang nyata,” tegas Tomy.

Sementara itu, Sekretaris DPD KNPI Kota Depok, Andi Maulana, mengatakan bahwa keberadaan DPRD sebagai lembaga representasi masyarakat memiliki posisi penting dalam memastikan aspirasi warga dapat diterjemahkan menjadi kebijakan publik. Karena itu, menurutnya, keterbukaan terhadap masukan dan partisipasi masyarakat perlu terus dikembangkan.

“Kami berharap DPRD Kota Depok semakin membuka ruang dialog dan partisipasi publik, termasuk bagi organisasi kepemudaan. Banyak gagasan dan persoalan yang berkembang di kalangan anak muda yang perlu disampaikan secara konstruktif agar dapat menjadi bagian dari proses penyusunan kebijakan,” ujar Andi.

Andi menilai bahwa hubungan antara pemuda dan legislatif seharusnya tidak hanya dibangun melalui momentum seremonial, tetapi melalui komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan. Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki fungsi penting sebagai mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah dan DPRD dalam melihat berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

“Sinergi yang kami maksud bukan sekadar seremoni atau kegiatan bersama. Yang lebih penting adalah membangun komunikasi yang berkelanjutan, membuka ruang pertukaran gagasan, dan bersama-sama mencari solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat Kota Depok,” jelasnya.

Lebih lanjut, Andi mengatakan bahwa generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi, perubahan dunia kerja, persoalan pendidikan, serta tuntutan terhadap kreativitas dan inovasi membutuhkan kebijakan yang adaptif. Dalam konteks tersebut, pemuda perlu diberikan kesempatan untuk berkontribusi secara lebih luas dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, DPRD bersama pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya potensi generasi muda. Dukungan terhadap pendidikan, pengembangan keterampilan, kewirausahaan, ekonomi kreatif, olahraga, hingga literasi digital menjadi bagian yang perlu terus diperkuat.

“Kota Depok membutuhkan kebijakan yang mampu melihat pemuda sebagai investasi masa depan. Ketika potensi anak muda diberikan ruang, difasilitasi, dan diarahkan dengan baik, maka mereka dapat menjadi kekuatan besar dalam pembangunan Kota Depok,” pungkas Andi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *