DEPOKNETWORK.CO – Peringatan Hari Jadi ke-8 Bawaslu Kabupaten/Kota menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi serta mendorong pengawasan pemilu yang semakin partisipatif. Momentum tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengawal setiap tahapan demokrasi.
Direktur Eksekutif Kamus Institute, Andi Maulana, mengatakan keberadaan Bawaslu Kabupaten/Kota memiliki peran strategis dalam memastikan proses demokrasi berjalan sesuai dengan prinsip keadilan, transparansi, dan integritas.
Menurutnya, pengawasan pemilu tidak dapat hanya mengandalkan lembaga pengawas, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Hari Jadi ke-8 Bawaslu Kabupaten/Kota harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengawasan partisipatif. Demokrasi yang berkualitas membutuhkan keterlibatan masyarakat, bukan hanya pada saat memberikan suara, tetapi juga dalam mengawal seluruh prosesnya,” ujar Andi Maulana dalam keterangannya, Sabtu (15/08/2026).
Andi menilai perkembangan teknologi dan dinamika informasi menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan demokrasi. Beragam informasi yang beredar di ruang publik, termasuk potensi disinformasi dan politik identitas, perlu diantisipasi melalui penguatan literasi politik dan demokrasi masyarakat.
Andi juga mendorong Bawaslu Kabupaten/Kota terkhusus Kota Depok untuk terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari organisasi masyarakat, akademisi, media, komunitas, hingga generasi muda.
“Pengawasan partisipatif harus dibangun melalui kolaborasi. Bawaslu perlu terus hadir di tengah masyarakat, membuka ruang edukasi dan membangun kesadaran bahwa menjaga demokrasi merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.
Lebih lanjut, Andi berharap momentum delapan tahun Bawaslu Kabupaten/Kota dapat menjadi refleksi untuk meningkatkan kualitas kelembagaan dan profesionalisme jajaran pengawas di daerah.
“Semakin kuat pengawasan, semakin besar peluang kita menghadirkan pemilu yang berintegritas. Karena itu, sinergi antara Bawaslu dan masyarakat harus terus diperkuat untuk memastikan demokrasi berjalan secara jujur, adil, dan bermartabat,” pungkasnya.





