DEPOKNETWORK.CO – Tim Peneliti Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) melaksanakan kegiatan Penelitian Terintegrasi dengan Hilirisasi dalam Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Transformasi Kebijakan Sosial Berbasis Growth Mindset dalam Penguatan Ketahanan Komunitas Urban Kota Depok”, yang diselenggarakan di Aula MTs Muhammadiyah 1 Depok, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Rd. Heri Solehudin, MM sebagai Ketua Tim Peneliti, bersama anggota peneliti Dr. M. Balya Ali Sya’ban, M.Pd., Boy Faisal, S.Pd., dan Elyasa Hariangwibawa, S.ST. Penelitian ini merupakan bagian dari implementasi catur darma perguruan tinggi yang mengintegrasikan Riset dengan Pengabdian Kepada Masyarakat agar hasil penelitian memiliki dampak nyata bagi kehidupan sosial masyarakat. Juga merupakan keberlanjutan dari roadmap Penelitian Kebijakan Interseksional yang lalu.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai mitra strategis, di antaranya Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Depok, Baznas Kota Depok, Dinas Sosial Kota Depok, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok. Sasaran kegiatan adalah para pelaku UMKM binaan PDA Kota Depok serta komunitas urban di Kota Depok.
Ketua Tim Peneliti
UHAMKA, Dr. Rd. Heri Solehudin, MM, menjelaskan bahwa penelitian ini berupaya menghadirkan model kebijakan sosial yang adaptif melalui penguatan pola pikir berkembang (growth mindset) sebagai fondasi membangun masyarakat yang tangguh menghadapi berbagai tantangan sosial maupun ekonomi.
“Ketahanan komunitas tidak hanya dibangun melalui bantuan ekonomi, tetapi juga melalui perubahan cara berpikir masyarakat. Growth mindset menjadi modal sosial yang mendorong individu terus belajar, beradaptasi, dan menciptakan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi. Karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi pemerintah maupun pemangku kepentingan,” ujar Heri Solehudin.
Heri Solehudin menambahkan, penelitian yang diintegrasikan dengan kegiatan pengabdian masyarakat merupakan bentuk hilirisasi hasil riset agar tidak berhenti sebagai kajian akademik, melainkan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab menghadirkan penelitian yang berdampak. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga sosial, dan organisasi kemasyarakatan, hasil riset dapat diterapkan sebagai solusi nyata dalam memperkuat ketahanan komunitas urban,” tambahnya.
Sementara itu, Dr. M. Balya Ali Sya’ban, M.Pd., selaku Kaprodi S2 IPS UHAMKA sekaligus anggota tim peneliti, menekankan bahwa perubahan sosial membutuhkan transformasi cara berpikir masyarakat agar mampu menghadapi dinamika kehidupan perkotaan.
“Komunitas urban menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan ekonomi, perkembangan teknologi hingga persoalan sosial. Karena itu, penguatan growth mindset menjadi pendekatan penting agar masyarakat mampu melihat tantangan sebagai peluang untuk berkembang, bukan sebagai hambatan,” ungkap Bayla Ali.
Balya Ali berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi referensi akademik sekaligus masukan bagi penyusunan kebijakan pembangunan sosial yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Erna Budiarti, M.Pd., Pengurus Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kota Depok sekaligus dosen Universitas Panca Sakti Bekasi, menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat harus dimulai dari peningkatan kapasitas individu dan keluarga.
“Ketahanan masyarakat dibangun dari keluarga yang memiliki kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi, dan saling menguatkan. Pendekatan pemberdayaan berbasis growth mindset akan melahirkan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” tutur Erna.
Erna juga mengapresiasi sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, organisasi masyarakat, dan lembaga sosial dalam membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
“Pendekatan berbasis growth mindset diharapkan menjadi salah satu strategi inovatif dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing di tengah perubahan sosial yang terus berkembang,” pungkasnya.





