DEPOKNETWORK.CO – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Di tengah berbagai tantangan seperti perubahan iklim, pencemaran, dan meningkatnya volume sampah, generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam membangun gerakan lingkungan yang berkelanjutan.
Tokoh muda nasional, Affandi Affan, mengajak para pemuda untuk tidak hanya menjadi penonton dalam isu-isu lingkungan, tetapi tampil sebagai pelopor perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi keberlangsungan bumi dan kehidupan generasi mendatang.
“Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab bersama. Pemuda memiliki energi, kreativitas, dan semangat kolaborasi yang sangat dibutuhkan untuk membangun gerakan hijau yang berkelanjutan,” ujar Affandi Affan dalam keterangannya, Jum’at (5/6/2026).
Menurutnya, berbagai persoalan lingkungan yang terjadi saat ini membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda, mulai dari hal-hal sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mengelola sampah dengan baik, hingga terlibat dalam kegiatan penghijauan dan edukasi lingkungan.
“Gerakan lingkungan harus dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Ketika kesadaran itu tumbuh dan menjadi budaya, maka dampaknya akan sangat besar bagi keberlanjutan lingkungan hidup kita,” katanya.
Affandi menilai bahwa perkembangan teknologi dan media digital juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengampanyekan gaya hidup ramah lingkungan. Melalui berbagai platform yang ada, pemuda dapat menjadi agen edukasi sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap isu-isu lingkungan.
“Hari ini pemuda memiliki akses yang luas untuk menyebarkan pesan-pesan positif. Gunakan ruang digital untuk membangun kesadaran lingkungan, mengedukasi masyarakat, dan menggerakkan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi alam dan kehidupan bersama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Affandi Affan menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak akan terwujud tanpa adanya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kepedulian sosial, dan perlindungan lingkungan. Karena itu, ia mendorong lahirnya lebih banyak komunitas, gerakan sosial, dan inisiatif kepemudaan yang berfokus pada pelestarian lingkungan.
“Kita tidak boleh mewariskan lingkungan yang rusak kepada generasi berikutnya. Sebaliknya, kita harus meninggalkan warisan berupa alam yang lestari, udara yang bersih, serta sumber daya yang tetap terjaga. Inilah bentuk tanggung jawab kita kepada masa depan bangsa,” tegasnya.
Pada momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, Affandi mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup dan gerakan kolektif yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Mari kita jadikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai titik penguatan komitmen bersama. Bumi tidak membutuhkan lebih banyak janji, tetapi membutuhkan lebih banyak tindakan nyata. Dari pemuda, kita bangun gerakan hijau yang mampu membawa perubahan bagi Indonesia dan dunia,” pungkas Affandi Affan.





