DEPOKNETWORK.CO – Himpunan Mahasiswa Jurusan S1 Farmasi Klinik dan Komunitas (HMJ-FKK) STIKES Widya Dharma Husada (WDH) Tangerang sukses menyelenggarakan Pharmaclein 2025, rangkaian perayaan ulang tahun ke-6 Program Studi Sarjana (S1) Farmasi Klinik dan Komunitas. Kegiatan ini dirangkaikan dengan seminar nasional bertema “How to Control Your Life: The Pharmacist’s Role in Shaping Healthy Lifestyle and Community Awareness”, yang menegaskan peran strategis apoteker dalam membentuk gaya hidup sehat dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
Pharmaclean 2025 digelar pada Senin, 8 Desember 2025, bertempat di Auditorium Universitas Pamulang Pusat, Jalan Surya Kencana No. 1, Tangerang Selatan. Acara ini merupakan inisiatif penuh mahasiswa HMJ-FKK sebagai bentuk refleksi capaian prodi sekaligus upaya memperluas jejaring dengan berbagai mitra institusi.
Rangkaian kegiatan meliputi seminar nasional dengan menghadirkan narasumber ahli sekaligus konten kreator dari kalangan farmasi Indonesia. Para pembicara menekankan pentingnya peran apoteker dalam membantu masyarakat mengendalikan kesehatan dan gaya hidup melalui edukasi penggunaan obat yang rasional, konseling pola hidup sehat, serta penyuluhan berbasis komunitas. Selain itu, acara juga diisi dengan diskusi interaktif, perlombaan olahraga, serta hiburan budaya sebagai sarana mempererat solidaritas sivitas akademika.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua STIKES Widya Dharma Husada, Ns. Riris Andriati, S.Kep., M.Kep., Ph.D. Dalam sambutannya, ia mengumumkan rencana pembukaan Program Profesi Apoteker di STIKES WDH.
“STIKES Widya Dharma Husada siap membuka Program Profesi Apoteker pada tahun akademik 2026/2027. Melalui Pharmaclean ini, kami memperkuat komitmen untuk mencetak apoteker yang mampu berperan aktif dalam mengontrol dan membentuk kehidupan sehat masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi S1 Farmasi Klinik dan Komunitas, Andriyani Rahmah Fahriati, M.Farm., menegaskan posisi strategis farmasi klinik dan komunitas dalam sistem kesehatan.
“Farmasi klinik dan komunitas memiliki peran penting dalam mengontrol kehidupan sehat masyarakat, mulai dari edukasi pencegahan penyakit hingga penerapan farmasi berbasis bukti. Tema Pharmaclean mengajak mahasiswa untuk terlibat aktif membangun kesadaran masyarakat akan gaya hidup sehat,” jelasnya.
Ketua Umum HMJ-FKK, Firmansyah Muzaqil, menyampaikan bahwa peringatan ulang tahun prodi menjadi momentum refleksi dan konsolidasi gerakan mahasiswa.
“Ulang tahun jurusan bukan sekadar perayaan, tetapi momen untuk melihat apa yang telah dicapai dan apa yang perlu diperbaiki. Jurusan yang hebat bukan hanya karena fasilitasnya, tetapi karena orang-orang di dalamnya saling menguatkan. Jangan takut bermimpi besar, jangan ragu bersuara, dan jangan malas berkontribusi,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua Pelaksana Pharmaclean 2025, Suci Nabila Putri, mengungkapkan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur dapat merayakan ulang tahun ke-6 Prodi S1 Farmasi Klinik dan Komunitas dengan tema yang inspiratif. Pharmaclean menjadi ruang diskusi sekaligus perayaan yang melibatkan seluruh elemen prodi untuk membahas peran apoteker dalam membangun gaya hidup sehat dan kesadaran komunitas,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan suasana kebersamaan melalui sesi ramah tamah serta hiburan dari Unit Kegiatan Mahasiswa Reaksi Musik. Melalui Pharmaclean 2025, HMJ-FKK STIKES Widya Dharma Husada menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pendidikan dan pengabdian farmasi yang berorientasi pada kesehatan masyarakat berkelanjutan.





