Jadi Narasumber Seminar Nasional di Universitas Galuh, Heri Solehudin: Pendidikan, Kebudayaan, dan Lingkungan Harus Bersinergi

oleh -29 Dilihat
oleh

DEPOKNETWORK.CO – Dr. H. Rd. Heri Solehudin, A., MM., seorang akademisi sekaligus peneliti dan dosen pascasarjana UHAMKA Jakarta, menjadi salah satu narasumber dalam Seminar Nasional bertajuk “Jabar Istimewa: Mendorong Kemajuan Pendidikan, Kebudayaan, dan Lingkungan di Jawa Barat” yang diselenggarakan oleh Universitas Galuh, Sabtu (21/6/2025).

Dalam presentasinya, Dr. Heri menekankan pentingnya membangun sinergi antara tiga pilar utama dalam pembangunan Jawa Barat, yakni pendidikan, kebudayaan, dan lingkungan. Ia menyampaikan bahwa ketiga aspek ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus dirancang secara terpadu agar hasilnya berdampak luas dan berkelanjutan.

“Pendidikan tidak bisa hanya dilihat dari sisi akses, tapi juga dari kualitas dan konteks lokalnya,” ungkapnya. “Kita membutuhkan guru yang terlatih, kurikulum yang relevan, serta infrastruktur digital yang merata agar tidak ada lagi ketimpangan antarwilayah,” tambah Dr. Heri.

Ia juga menyoroti pentingnya mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pendidikan sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa.

“Kebudayaan, meskipun tidak selalu menjadi sorotan utama dalam sistem pendidikan, tetap relevan karena di sanalah nilai-nilai karakter lokal bisa ditanamkan. Pelestarian budaya bukan hanya mempertahankan tradisi, tapi juga memperkuat identitas dan jati diri generasi muda,” tuturnya.

Selain itu, Heri juga menggarisbawahi bahwa persoalan lingkungan harus diinternalisasi dalam kurikulum sejak dini agar menjadi kesadaran kolektif.

“Jika kurikulum tematik mampu mengintegrasikan aspek lingkungan, maka pembelajaran menjadi lebih bermakna dan membentuk kesadaran interdisipliner. Ini penting untuk menciptakan generasi yang bukan hanya pintar, tetapi juga peduli terhadap masa depan planetnya,” pungkas Heri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *