DEPOKNETWORK.CO – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengapresiasi capaian literasi dan numerasi di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) yang mengalami peningkatan cukup pesat khususnya pada jenjang SMA. Sabtu (19/4).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Daerah Provinsi Sultra dan berharap langkah ini dapat memotivasi untuk terus mengembangkan berbagai terobosan pendidikan di masa yang akan datang.
Adapun keberhasilan capaian Pemda Sultra didorong oleh berbagai kebijakan dan program inovatif. Salah satu programnya adalah memberikan waktu kepada siswa untuk membawa dan membaca buku bacaan favorit dari rumah.
“Kemampuan literasi siswa jenjang SMA tahun 2024 mencapai 64,62% dan numerasi SMA 62,38% serta jenjang SMK menyentuh 60,60% dan numerasi SMK 58,71%,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Yusmin. Kamis (17/5).
Kemudian, inovasi lainnya dari segi sarana dan prasarana di mana siswa telah dibekali materi pembelajaran digital melalui media televisi pintar (SMART BOARD). Berbagai terobosan tersebut diklaim Yusmin secara efektif dapat meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi di masa mendatang.
“Hal ini merupakan amanah konstitusi, di mana dalam pasal 31 ayat 3 UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 yang di dalamnya terdapat tujuan serta visi dan misi pendidikan nasional,” ucap Menteri Mu’ti dalam sambutannya ketika menghadiri Musyawarah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara (Sultra).
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti memaparkan pendekatan pembelajaran yang mendalam (Deep Learning) dan pembelajaran sepanjang hayat. Pentingnya pembelajaran sepanjang hayat menurutnya agar anak-anak Indonesia semakin gemar dan rajin belajar. Akibat dari penurunan angka literasi dan numerasi di Indonesia adalah banyak anak-anak yang tidak senang belajar dan membaca.
Abdul Mu’ti mengungkapkan, transformasi pendidikan melalui pembelajaran yang mendalam (Deep Learning) juga diperlukan oleh siswa agar dapat mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan menerapkan pengetahuan dalam dunia nyata.
Dalam Deep Learning terdapat prinsip pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Selanjutnya, untuk capaian numerasi siswa SMA secara nasional tahun 2023 berada pada angka 58,81% dan tahun 2024 yaitu 62,38% meningkat 3,57.
“Upaya Pemerintah Daerah wilayah Sultra untuk meningkatkan literasi dan numerasi telah dilakukan melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas, Perhitungan dan Pemetaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Penataan Pendistribusian Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Pengadaan Alat Praktik dan Peraga Peserta Didik, dan sebagainya,” terang Yusmin.






