DEPOKNETWORK.CO – Kota Depok menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok siap menyelenggarakan 14 cabang olahraga. Selain sebagai penyelenggara, Kota Depok juga menargetkan untuk masuk dalam 10 besar perolehan prestasi pada ajang bergengsi tersebut.
Ketua Umum KONI Kota Depok, Herry Supriyanto mengaku, siap menggelar pertandingan dari 14 cabor unggulan, sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya multi-event terbesar se-Jawa Barat.
“Ketika Kota Depok ditunjuk menjadi tuan rumah untuk 14 cabang olahraga, kami dari KONI menyatakan siap. Apalagi kita lihat juga, dukungan dari Pemerintah Kota Depok sangat kuat, baik dari kepala daerah maupun dari OPD terkait,” ujar Herry Suprianto dalam keterangannya, Kamis (17/04/2025).
Herry Suprianto melanjutkan, kesiapan ini tidak hanya sebatas fasilitas dan venue pertandingan, namun juga menyangkut kualitas sumber daya manusia (SDM), baik dari sisi panitia penyelenggara maupun ofisial yang akan terlibat langsung selama pelaksanaan event.
“KONI Kota Depok punya dua tugas utama. Pertama sebagai pelaksana dari 14 cabor yang akan digelar di Kota Depok. Kedua, kami juga harus menyiapkan pengiriman atlet ke dua kota lainnya, yakni Kota Bogor dan Kota Bekasi,” lanjut Herry Suprianto.
Porprov Jabar tahun 2026, kata Herry, akan diselenggarakan di tiga daerah tuan rumah. Meliputi Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kota Depok. Untuk Kota Depok, menjangkau 14 cabang olahraga yang akan dipertandingkan antara lain terjun payung, bola basket 3 on 3, bola basket 5 on 5, floorball, gateball, golf, hoki, dan hoki indoor.
“Ini event yang luar biasa. Porprov diselenggarakan setiap empat tahun sekali dan mempertandingkan lebih dari 70 cabor secara serentak. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami bisa menjadi bagian dari sejarah ini,” ungkap Herry.
Adapun beberapa titik venue, dengan kesiapan yang sudah berkoordinasi kepada induk-induk organisasi di provinsi. Meliputi titik venue Terjun payung di Cibubur Pempertak, Bola basket di Gor Depok, Flurball dan hoki di Eden Sport Pengasinan.
Kemudian, lanjut Herry, ada gateball di lapangan Kukusan Beji. Golf itu di Jagorawi. Terus hoki outdoor masih opsi di PSB, ataukah venue lain.Karate di Gor Depok, Menembak di Kostrad. Selancar ombak di Pelabuhan Ratu. Sepak bola putri di stadion Merpati dan Mahakam. Sepak takraw di Gor Kartika Kostrad, dan yang terakhir softball di Bandung.
“Alhamdulillah, kami sudah berkoordinasi kepada induk-induk organisasi di provinsi. Mereka sudah survei ke lokasi dan tidak ada masalah. Tinggal mungkin nanti ada perbaikan di beberapa tempat,” jelas Herry.
Target pada tahun 2026, Koni menargetkan 10 besar Porprov dengan estimasi 25 medali emas.
“Trendnya bagus. Kalau kami patok 2026, Ya, sebetulnya kita berharap tahun 2026 ini mencapai 10 besar,” ungkap Herry.
Meskipun jumlah pasti atlet yang akan berlagak belum bisa ditentukan, karena masih menunggu hasil babak kualifikasi (BK), Herry menerangkan, jika merujuk pada Porprov 2022 lalu, Kota Depok mengirimkan lebih dari 700 atlet.
Herry berharap Porprov 2026 dapat menjadi momentum kebangkitan olahraga prestasi di Kota Depok.
Herry menyebut, ajang ini tidak hanya soal pertandingan, tetapi juga menjadi pemicu bagi semangat pembinaan atlet lokal menuju level yang lebih tinggi.
“Mudah-mudahan, ini menjadi trigger untuk semangat pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Kota Depok,” tutup Herry.





