DEPOKNETWORK.CO – Menyambut bulan suci Ramadan 1446 H, Wakil Ketua GEMIRA Jawa Barat sekaligus Ketua Lembaga Perekonomian PCNU Kota Depok, Rizki Apriwijaya, mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat ketakwaan sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi umat.
Dalam keterangannya, Rizki menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga saat yang tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat sektor ekonomi berbasis keumatan.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah, di mana kepedulian dan solidaritas umat Islam semakin meningkat. Ini menjadi peluang besar bagi kita untuk membangun kemandirian ekonomi umat dengan memperkuat ekosistem bisnis berbasis syariah dan memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ujarnya.
Rizki Apriwijaya juga menyoroti pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam menopang kesejahteraan masyarakat. Menurut Rizki, dana zakat yang dikelola dengan baik dapat menjadi salah satu instrumen untuk mengentaskan kemiskinan serta memberdayakan para mustahik agar menjadi muzaki di masa depan.
“Lembaga-lembaga perekonomian, termasuk di lingkungan NU maupun lainnya, memiliki peran strategis dalam menyalurkan zakat dan infak secara tepat sasaran, sehingga manfaatnya bisa lebih optimal dalam meningkatkan kesejahteraan umat,” tambahnya.
Sebagai Ketua Lembaga Perekonomian PCNU Kota Depok, Rizki juga mendorong masyarakat untuk lebih banyak berbelanja di usaha milik umat Islam, khususnya UMKM yang mengedepankan prinsip halal dan thayyib.
“Dengan belanja di usaha sesama Muslim, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan Ramadan, tetapi juga membantu sesama agar ekonomi umat semakin kuat dan mandiri,” tuturnya.
Selain itu, Rizki menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi dalam dunia usaha, terutama dalam menghadapi perubahan tren ekonomi digital.
“Di era digital ini, pelaku usaha harus lebih kreatif dan inovatif dalam memasarkan produknya. Manfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan usaha, sehingga bisa lebih banyak memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Menutup pernyataannya, Rizki Apriwijaya berharap Ramadan tahun ini menjadi momen bagi seluruh umat Islam untuk semakin meningkatkan ibadah, memperkuat kepedulian sosial, serta bersama-sama membangun ekonomi umat yang lebih berdaya dan berkelanjutan.
“Mari jadikan Ramadan sebagai bulan perubahan, baik dalam ibadah maupun dalam kontribusi kita terhadap kesejahteraan umat,” pungkasnya.





